Apa Itu UMKM ?

UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Thn 2008.

  • Usaha mikro : kekayaan bersih mencapai Rp 50.000.000,- tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha
  • Usaha kecil : kekayaan bersih Rp 50.000.000,- hingga Rp 500.000.000,- tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Omset setiap tahunnya antara Rp 300.000.000,- s/d Rp 2.500.000.000,-.
  • Usaha menengah : kekayaan bersih dari Rp500.000.000,- hingga Rp10.000.000.000,- dan tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Hasil penjualan tahunannya mencapai Rp2,5 miliar s/d Rp50 miliar,-. Bukan merupakan cabang maupun bagian dari Perusahaan Besar/BUMN.

Sebagai bentuk kepedulian pada Kemajuan Pembangunan di Propinsi Bali, kami telah menyusun beberapa tulisan, video, webinar, maupun in-class training yang dapat memberikan informasi serta langkah-langkah yang diperlukan oleh masyarakat yang hendak ber-wirausaha membangun perusahaan sendiri.

09 November 2020

DIGITAL MARKETING, Kenali & Manfaatkan !

Oleh : Ni Nyoman Sutari

Tulang punggung kesuksesan sebuah bisnis adalah keberhasilan perusahaan dalam melakukan pemasaran produknya. Pemasaran atau yang saat ini lebih dikenal dengan istilah Marketing merupakan suatu usaha untuk menghubungkan sebuah produk (barang/jasa) dengan target pasar yang tepat pada waktu yang tepat.

Jika kita perhatikan beberapa tahun belakangan ini, kebiasaan masyarakat sudah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Masyarakat selaku konsumen barang/jasa selalu online, terhubung ke web melalui smartphone, laptop dan perangkat-perangkat digital lainnya. Faktanya, penggunaan internet “konstan” di kalangan orang dewasa di seluruh dunia meningkat sebesar 5% selama 3 tahun terakhir. Penggunaan internet telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama dekade terakhir dan pergeseran ini telah sangat mempengaruhi cara orang membeli produk dan berinteraksi dengan bisnis. Kondisi ini semakin didukung pula oleh karena adanya pembatasan pergerakan masyarakat akibat adanya pandemic Covid 19.

Melihat kondisi ini, Digital Marketing, Pemasaran Online, Periklanan Internet, apapun sebutannya merupakan strategi pemasaran yang harus diambil jika kita tidak mau kehilangan peluang,

Apa itu Digital Marketing?

Pada dasarnya, pengertian digital marketing adalah sarana promosi sebuah produk, merek, atau layanan dengan menggunakan berbagai bentuk media elektronik, seperti perpesanan instan seluler (SMS), SEO, podcast, pemasaran video, media sosial, dan email marketing.

Hal terbaik tentang pemasaran digital adalah bahwa hal itu secara inheren dapat diukur. Karena kampanye dan program dilakukan secara online, kampanye tersebut mudah dilacak dan dianalisis, sehingga dapat belajar dari hasil yang telah ada dan dari sana kita akan dapat pula meningkatkan strategi pemasaran digital kita dari waktu ke waktu.

6 Pilar dalam Digital Marketing

Dunia pemasaran online telah berkembang, dan saat ini jelas ada lebih dari satu cara untuk memasarkan produk atau layanan kita di internet. Kabar baiknya adalah meskipun area ini merupakan kategori pemasaran yang terpisah, semuanya dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan dan mengembangkan bisnis kita.

Digital marketing dapat dikategorikan dalam 6 disiplin ilmu utama:

1. CONTENT MARKETING

Dilansir dari Forbes, content marketing merupakan sebuah strategi marketing dalam membuat dan menyebarkan konten yang berharga, relevan, dan juga konsisten untuk menarik perhatian para audiens yang dituju.

Menurut Neil Patel, content marketing juga bertujuan untuk membangun relasi yang kuat dengan para audiens dalam jangka waktu lama. Maka itu, konten yang dibuat harus relevan agar tercipta perasaan butuh dari audiens yang akhirnya memiliki kedekatan emosi dengan konten yang dibuat.

Contohnya : Situs Blog dengan konten Informasi atau Tips tertentu.

2. NATIVE ADVERTISING

Juga disebut advertorial yaitu jenis iklan yang menyerupai konten editorial situs web atau materi lainnya (sesuai dengan media iklan yang digunakan) yang mana sesungguhnya dibuat untuk mempromosikan sesuatu, tapi tidak tampak seperti iklan.  

Dalam hal ini, pembaca atau penonton atau pendengar mungkin merasa seperti melihat materi/ informasi yang sifatnya biasa (bukan iklan) tapi sebenarnya itu adalah materi iklan yang berbayar.

Misal tulisan atau video : “5 wisata KULINER paling TOP di Bali” 

3. PPC : PAY PER CLICK

PPC adalah strategi pemasaran yang melibatkan iklan online. Pengiklan membayar setiap kali pengguna mengklik salah satu iklan mereka. Ini merupakan sebuah metode kerja sama periklanan di internet yang berarti pemilik situs akan dibayar atas setiap klik dari pengunjung situs pada link iklan yang terpasang di situs web atau blog miliknya.


4. EMAIL MARKETING

Adalah pendekatan pemasaran yang menggunakan email sebagai alat pemasaran dan cara untuk memelihara klien potensial serta klien yang sudah ada (existing). Dibandingkan dengan metode marketing lain, Email marketing, memang sedikit lebih tradisional dibandingkan dengan social media marketing, dimana audiens bisa langsung mengomentari produk yang diberikan.

Namun dari segi membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, teknik ini bisa dikatakan lebih tepat. Kita bisa merebut hati pelanggan dan membuat mereka jadi lebih setia. Mereka tidak hanya akan membaca email yang dikirimkan tentang sebuah produk tapi juga akan sabar menunggu kapan email dari perusahaan datang untuk menginformasikan mengenai produk terbaru.


5. SOCIAL MEDIA MARKETING

Praktik mempromosikan produk atau layanan di platform media sosial. Biasanya media sosial yang digunakan adalah Facebook, Instagram, atau You Tube.

Menurut Hubspot, social media marketing adalah sebuah aksi pembuatan konten. Konten inilah yang nantinya akan menarik perhatian masyarakat.

Sedangkan menurut Neil Patel, social media marketing adalah proses menarik perhatian orang agar terikat (engaged) dengan konten yang disajikan. Jika sudah terikat, kemungkinan konten itu akan dibagikan tentu jadi lebih besar.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa lebih dari 3,2 miliar orang di dunia menggunakan media sosial dewasa ini. Angka ini menjadi fakta menarik, sekaligus bukti bahwa media sosial memang digandrungi masyarakat.  Dengan media sosial, proses marketing yang dilakukan akan jadi jauh lebih menyenangkan.


6. SEARCH ENGINE OPTIMIZATION (SEO) 

Ini adalah praktik meningkatkan situs web sehingga menjadi ramah mesin telusur dan membawa lalu lintas organik ke situs web. SEO merupakan serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Mekanisme mesin pencari yang dimaksud adalah crawling, indexing, dan ranking.

Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.



Bagaimana Caranya Memaksimalkan Digital Marketing?

Inilah hal dasar yang dbutuhkan untuk memastikan strategi Digital Marketing dapat bekerja dengan baik:

1. Identifikasi Tujuan dan Alat Anda

Tanpa tujuan yang jelas, strategi tidak akan berhasil, jadi tugas pertama kita adalah mendefinisikannya. Pastikan bahwa tujuan yang dikembangkan sesuai dan yang sangat penting tentunya adalah “dapat diukur”.

Berikut adalah contoh merumuskannya:
Tingkatkan konversi di situs web sebesar 20 persen pada kuartal pertama tahun 2020, dan buat dua penawaran promosi: laporan pemasaran gratis dan buku pemasaran. Pastikan program ini berjalan pada Februari dan Maret.

Dari sana, kita akan dapat mengukur keberhasilan pemasaran bisnis kita.

2. Gunakan Buyer Persona

Jika sebelumnya digital marketer mengumpulkan informasi kualitatif dan kuantitatif tentang target audiens yang mencakup usia, jenis kelamin, pekerjaan, minat, dan lokasi, maka definisi pelanggan potensial saat ini telah berubah menjadi buyer persona. Saat ini, strategi pemasaran yang paling efektif tidak lengkap tanpanya.

Buyer persona adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pelanggan ideal yang dapat ditentukan dengan mensurvei dan menghubungi kelompok sasaran yang telah ditentukan sebelumnya.

3. Pastikan Unique Selling Point (USP) Anda

Jika perusahaan kita tidak memiliki perbedaan dengan pesaing, maka kecil harapan kita dapat memenangkan persaingan yang telah ada.

Pastikan kita mengubah (atau memperkuat) perbedaan dengan kompetitor kita dengan berbicara kepada pelanggan dan menanyakan mengapa mereka memilih perusahaan kita.

Setiap perusahaan memiliki proposisi penjualan yang unik, atribut yang membedakan dari pesaing. Lakukan penelitian dan bekerja untuk mencari tahu apa itu. Kemudian, perbaiki pembeda yang ada jika diperlukan. Tuangkan pesan ini ke dalam kampanye pemasaran konten Anda.

4. Fokus pada Blogging

Membuat konten berkualitas tinggi, penting untuk strategi pemasaran digital apa pun. Blogging adalah salah satu cara untuk membuat konten berkualitas untuk situs dan memperluas strategi pemasaran konten kita.

Aspek kunci dari strategi ini memiliki fungsi yang penting, termasuk mendatangkan lebih banyak trafik ke situs web kita, memperkuat visibilitas media sosial, memposisikan diri terhadap perusahaan lain, dan memberi peringkat semua kueri penelusuran dan kata kunci jangka panjang tersebut.

Jika kita memiliki blog yang diperbarui secara rutin dan bermanfaat bagi pengunjung, artinya situs web kita akan mudah ditemukan melalui mesin pencari dan dapat digunakan sebagai platform untuk kampanye pemasaran kita.

5. Gunakan Teknologi yang Tepat

Ini adalah era yang mengutamakan seluler, dan tidak ada alasan untuk tidak menyempurnakan situs kita demi pengalaman seluler yang luar biasa. Pengoptimalan seluler mencakup kecepatan halaman, desain situs, dan berbagai praktik pengoptimalan mesin telusur lainnya untuk memastikan bahwa orang yang mengunjungi situs kita menggunakan perangkat seluler mendapatkan pengalaman yang baik.

Bisnis online adalah tentang bagaimana terhubung dengan calon pelanggan, jadi trafik di situs web kita harus tinggi untuk memastikan hasil yang positif. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa prospek dan pengunjung tidak memiliki pengalaman yang buruk untuk terhubung dengan kita. Terlibat dengan pelanggan sangat berharga untuk kelangsungan bisnis kita.

“Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari audiens Anda secara online. Anda akan mendapatkan masukan yang jujur ​​tentang kampanye dan perpesanan, salah satunya. Memasukkan interpretasi dan opini penggemar tentang merk Anda dapat menghasilkan konten segar dan penggemar setia. “–Adam Fridman

Untuk menghilangkan upaya yang tidak perlu, harus dipastikan bahwa halaman arahan tidak meminta data yang tidak relevan. Tinjau desain responsif seluler dan template email kita untuk memastikan bahwa kita menggunakan metode terbaru dan hanya memberikan data yang relevan dan berguna. Buat ajakan bertindak atau CTA (Call to Action) terlihat jelas di landing page dan halaman lain di situs Anda.

6. Otomatiskan Pemasaran

Otomatisasi pemasaran sangat besar pengaruhnya dan akan menjadi lebih baik dengan teknologi dan software baru. Platform otomasi pemasaran terkemuka saat ini dapat melakukan keajaiban untuk strategi pemasaran digital, sehingga memudahkan untuk mengotomatiskan aktivitas seperti pemasaran konten, pemasaran email, perolehan prospek, dan banyak lagi.

Selain itu, mudah untuk menemukan platform otomatisasi pemasaran yang terintegrasi dengan Sistem Penjualan Perusahaan yang akan dapat meningkatkan keseluruhan proses penjualan.

7. Evaluasi Saluran Pemasaran Digital yang Ada

Analisis aset dan channel digital yang sudah digunakan, termasuk website, konten blog, akun media sosial, word-of-mouth, native advertising, Google Adwords, paid advertising, dan sebagainya.

Evaluasi : seberapa efektif mereka dan bagaimana mereka dapat digunakan tahun depan?

Tidak apa-apa jika proses strategi pemasaran digital masa depan kita tidak memasukkan semua elemen ini, tetapi pastinya harus menggunakan elemen yang paling efektif di tahun sebelumnya.

Hal yang tidak kalah pentingnya dari keseluruhan proses ini adalah proses pemantauan/monitoring yang konsisten untuk memastikan bahwa strategi marketing bekerja secara efektif. Ingatlah untuk belajar dari kesalahan dan selalu temukan peluang peningkatan!

Ada banyak pekerjaan yang terlibat dalam merancang proses strategi pemasaran digital, tetapi rencana yang efektif dan dipikirkan dengan matang akan membuatnya lebih mudah.

Itulah pengertian, teknik dan strategi untuk membuat digital marketing yang tepat. Pastikan Anda menggunakan strategi marketing yang terarah terutama di dunia digital.




PENULIS
Ni Nyoman Sutari
Praktisi UMKM di Bali

Daftar Artikel